Resiko Ibu Hamil makan Durian

Buah Durian dikenal sebagai buah sejuta rasa. Buah yang digemari oleh banyak orang, karena rasanya. Namun dibalik kelezatan rasanya buah durian memiliki banyak resiko negatif khususnya bagi ibu hamil bila mengkonsumsinya secara berlebihan. Pada artikel kali ini saya akan membahas resiko dibalik bolehkah ibu hamil makan durian.

Resiko Buah Durian Untuk Ibu Hamil.

Setidaknya ada beberapa resiko yang muncul akibat mengkonsumsi durian berlebih saat hamil, yakni.

Lahir prematur

Kandungan alkohol di dalam durian bisa dibilang setara dengan minuman keras. Lalu bolehkah ibu hamil makan durian kalau begitu? Seperti yang telah disebutkan di atas, ibu hamil tetap boleh mengkonsumsi durian. Tetapi perlu ditekankan batasan aman untuk mengkonsumsi durian harus dipatuhi. Jika tidak, kandungan alkohol dalam durian dapat memicu perkembangan janin tidak sempurna. Bahkan janin beresiko tinggi terlahir prematur dan cacat sebelum waktunya. Berat badan bayi pun akan sangat rendah, sehingga Anda harus lebih memperhatikannya.

Diabetes

Resiko tertinggi lainnya adalah penyakit diabetes pada ibu hamil. Diabetes tentu bukan suatu penyakit yang bisa disepelekan, terutama pada masa kehamilan. Ini akan memicu komplikasi pada bayi, termasuk masalah saat persalinan. Sebagai langkah awal, biasanya ibu hamil yang melakukan kontrol rutin diwajibkan mengecek gula darah terlebih dahulu.

Ditakutkan anak akan terlahir dengan berat badan berlebih yang memicu diabetes dini. Oleh karena itu, bolehkah ibu hamil makan durian perlu dipertimbangkan dengan seksama, terutama bagi ibu hamil dengan riwayat diabetes gestasional.

Preeklamsia

Kondisi ini paling ditakutkan terjadi selama masa kehamilan. Preeklamsia beresiko besar menyebabkan janin meninggal di dalam kandungan. Bagi seorang ibu pun, preeklamsia dapat berujung kematian bila tidak ditangani segera. Penderita preeklamsia dapat dideteksi secara dini, seperti melihat pembengkakan pada tangan dan kaki. Pengizinan bolehkan ibu hamil makan durian harus pula mempertimbangkan hal ini.

Kolesterol

Hampir sebagian besar orang menolak anggapan bahwa durian dapat meningkatkan kadar kolesterol. Padahal kandungan kolesterol di dalam durian termasuk tinggi, sehingga mampu memicu rasa berat di bagian belakang kepala. Bolehkah ibu hamil makan durian tentu saja berhubungan dengan fakta satu ini. Tingginya kadar kolesterol pada durian dapat memicu penyempitan pembuluh darah. Kondisi tersebut mengakibatkan aliran darah di seluruh tubuh dan menuju otak menjadi tidak lancar.

Hipertensi

Penyempitan pembuluh darah yang diakibatkan oleh kolesterol tak pelak mengundang gejala hipertensi. Tekanan darah tinggi atau hipertensi pada masa kehamilan haruslah dihindari sebisa mungkin. Agar tak begitu mengkhawatirkan, sebaiknya bolehkah ibu hamil makan durian dihindari. Bila perlu tahanlah keinginan Anda untuk ngidam, walaupun terasa sulit. Hipertensi selama kehamilan dapat berdampak buruk, seperti pembengkakan sekujur tubuh hingga penglihatan yang mengabur.

Anemia

Banyak kasus terjadi menunjukkan kelalaian orangtua mematuhi larangan bolehkah ibu hamil makan durian. Batas aman yang dilanggar menjadi penyebab tertinggi, dimana anak harus mengalami anemia sejak dalam kandungan. Kekurangan darah bukan masalah sepele, sebab bisa membahayakan jiwa anak sendiri. Secara medis, bayi dengan riwayat anemia membutuhkan trasfusi darah saat dilahirkan. Sepanjang hidupnya pun harus menjaga darah merah tetap normal, supaya terhindar dari anemia akut.

Kontraksi spontan

Durian mengandung asam arachidonat yang cukup tinggi. Asam arachidonat berperan aktif memproduksi prostaglin di dalam tubuh ibu hamil. Senyawa prostaglin inilah yang dapat memicu kontraksi pada kehamilan. Bila kontraksi terjadi sebelum usia kandungan yang cukup, dikhawatirkan ibu akan melahirkan prematur. Itulah mengapa selalu waspada dengan aturan bolehkah ibu hamil makan durian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *