Wisata Ke Pulau Weh Indonesia

Pulau Weh adalah bagian terbesar Kota Sabang dari pulau-pulau kecil lainnya di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam. Pulau sangat ujung barat Indonesia ini menawarkan eksotisme wisata bahari yang tak kalah dengan tempat-tempat lainnya di Indonesia. Namun, minimnya informasi menciptakan wisatawan ragu guna mengeksplorasi keindahan alam di sana.

Akses mengarah ke Pulau Weh

Meskipun berstatus kota sangat ujung barat di Indonesia, akses mengarah ke pulau itu tidak lah sulit. Dari pelabuhan di Kota Banda Aceh, ada dua jenis kapal yang biasa membawa orang atau barang guna menyeberang, kapal cepat dan kapal lambat.

Kapal cepat mempunyai dua buah, satu berangkat dari Banda Aceh, sedangkan satunya lagi berangkat dari Pulau Weh. Waktu embarkasi pun melulu dua kali tiap harinya, pagi pukul 08.00 WIB dan senja pukul 16.00 WIB dengan harga Rp 65.000 per kepala.

Untuk kapal lambat, penyeberangan dari Banda Aceh ke Pulau Weh pun ada masing-masing hari. Hari Senin, Selasa, dan Kamis pukul 13.00 kecuali Jumat pukul 14.00, sedangkan hari Rabu, Sabtu dan Minggu pukul 11.00 dan pukul 16.00.

Tempat menginap di pulau weh

Pembangunan Pulau Weh sudah lumayan baik. Jadi tidak boleh khawatir dengan akomodasi penginapan. Hampir di masing-masing obyek wisata mempunyai penginapan dengan harga bervariasi. Mulai dari Rp 100.000 per malam sampai Rp 1 juta, tergantung dari keterampilan kantong anda.

Seluruh penginapan di Pulau Weh pun sudah mempunyai fasilitas lumayan untuk beristirahat, laksana tempat istirahat bersih, air conditioner serta restoran untuk para pengunjung, bahkan di sejumlah penginapan, ada kemudahan internet gratis.

Jadi, tidak boleh takut liburan kamu menjadi tak nyaman karena kemudahan akomodasi yang kurang.

Miliki peta obyek wisata

Pada saat kamu bersandar di Pelabuhan Sabang, mintalah peta obyek wisata untuk petugas. Pulau Weh memang bukan pulau besar, tetapi informasi mengenai letak obyek wisata serta keunggulannya menjadi urgen untuk anda ketahui sebelumnya. Gunanya, supaya bisa menghemat masa-masa dengan menciptakan jadwal tujuan wisata cocok dengan jarak yang terdekat sampai yang terjauh.

Di samping itu, kamu juga dapat mempersiapkan perangkat yang diperlukan sesuai dengan destinasi wisata anda.

Transportasi mahal

Dari pusat kota Sabang, akses transportasi mengarah ke tempat-tempat wisata tergolong susah dan mahal. Hal itu dikarenakan angkutan umum yang biasa disebut labi-labi tidak mempunyai rute khusus. Ia melulu membawa dan mengirimkan penumpang ke lokasi tujuan. Di samping itu, angkutan jenis itu melulu ada hingga pukul 19.00 WIB.

Namun tidak boleh khawatir. Bagi kamu yang hendak lebih luwes dalam menjelajahi Pulau Weh, ada warga yang meluangkan mobil minibus sewaan dengan harga selama Rp 250.000 sampai Rp 300.000 per harinya menyeluruh dengan pengemudinya.

Bagaimana masyarakat di Pulau Weh?

Jika dikomparasikan dengan kota beda di Aceh, Sabang bisa dikategorikan sebagai pulau yang tak kentara penerapan Perda Syariahnya. Hal itu dapat disaksikan dari kemerdekaan wisatawan, baik asing maupun lokal dalam mengenakan busana. Meski demikian, sebagai wisatawan cerdas yang respek dengan kebudayaan lokal, telah sepantasnya anda menghargai masyarakat Pulau Weh yang beberapa besar beragama Islam.